Kemajuan teknologi dalam pemetaan 3D dan pengambilan data geospasial membuat operasi di berbagai industri yang dulu memakan waktu menjadi lebih cepat dan lebih efisien daripada sebelumnya.

Ketika banyak yang memfokuskan pada peningkatan penggunaan drone dan fotogrametri yang didukung kamera RGB untuk mencapai peningkatan – seperti memotong pengerjaan ulang proyek konstruksi tertentu sebesar 25% – teknologi LiDAR perlahan-lahan mulai dapat diakses sebagai perangkat pemeroleh data dengan resolusi tinggi dan akurasi tinggi.

LiDAR (Light Detection and Ranging) adalah teknologi penginderaan jauh yang menggunakan gelombang laser cepat untuk memetakan permukaan bumi. LiDAR berguna ketika digunakan untuk membuat model permukaan, medan, dan ketinggian digital resolusi tinggi yang digunakan untuk berbagai aplikasi bisnis. Di masa lalu, perusahaan perlu menggunakan sistem pribadi yang terpisah untuk setiap aplikasi. Melalui inovasi oleh produsen LiDAR terkemuka seperti Livox dan Velodyne untuk menurunkan biaya dan ukuran model LiDAR dan integrator sistem seperti GreenValley, YellowScan, Emesent dan lain-lain, perusahaan sekarang dapat dengan mudah menggunakan sistem LiDAR yang dipasang pada UAV sebagai perangkat pemetaan 3D yang praktis.

Ketersediaan dan ukuran solusi LiDAR telah meningkat secara signifikan, dan sekarang dapat dipasang pada drone yang lebih kecil seperti Matrice 210 (kanan, memuat Livox Mid-40). Kedua solusi dalam gambar ini berasal dari GreenValley’s LiAir Series.

Contoh pengaplikasian LiDAR dan Drone

Kecelakaan

LiDAR adalah sistem aktif yang menggunakan sinar ultraviolet, inframerah dekat untuk objek gambar yang tidak memerlukan cahaya eksternal untuk pemetaan yang efektif.

Sebagai solusi berbasis UAV, informasi yang akurat dengan detail yang terlihat akan dikirim kembali secara instan, yang kemudian dapat diakui sebagai bukti di pengadilan. Di darat, wrecker dan kru sanitasi dapat memulai proses pembersihan dengan cepat, menghemat biaya operasional.

Kehutanan

Produksi kertas, sirup maple, dan produk-produk penting lainnya memerlukan pengelolaan hutan produktif yang efisien, namun biaya untuk mengelola wilayah yang luas ini bisa sangat besar karena ukurannya yang besar. Metode tradisional untuk menilai inventarisasi hutan memakan waktu dan tidak efisien – terkadang mengandalkan perhitungan kasar untuk wilayah yang luas. Dengan menggunakan drone yang dilengkapi LiDAR, personil kehutanan dapat mengukur ketinggian kanopi, cakupan, kepadatan pohon dan bahkan mengukur lokasi dan ketinggian masing-masing pohon.

Ini menghilangkan dugaan dan inefisiensi metode tradisional, dengan manfaat tambahan dari LiDAR dapat melakukan pengukuran ini bahkan ketika tidak bisa dilihat mata manusia karena mereka tidak bergantung pada cahaya alami untuk beroperasi.

Pertanian & Lansekap

Pada pertanian skala besar, pemetaan lanskap 3D menjadi sangat penting untuk menerapkan sistem irigasi yang efektif. Sebagai contoh, di perkebunan padi besar, petani perlu membangun tanggul, yang membutuhkan pengetahuan yang akurat mengenai medan agar sistem tanggul dapat bekerja. Drone yang dilengkapi LiDAR dapat mengumpulkan data dengan sekali jalan, memungkinkan petani atau konsultan untuk memperoleh data dari lahan yang luas dengan cepat. Metode sebelumnya terbukti tidak praktis dan akan melibatkan menunggu ladang cukup kering sehingga truk dapat bermanuver di medan.

Pemodelan Medan

Ketika menyusun strategi tentang cara terbaik untuk menyiapkan tanah yang bergerak untuk bisnis Anda, penting untuk mengetahui kuantitas ke pengukuran luas. Penggerak tanah dibayar per luas lahan dan biaya akan bertambah jika perhitungan tidak akurat. LiDAR menawarkan penghematan yang signifikan atas metode survei darat. Dengan menggunakan metode mendeteksi objek yang jauh seperti daun, semak, pohon dan bahkan rumput, LiDAR dapat menentukan posisi, kecepatan, dan karakteristik lainnya dengan menganalisis sinar laser yang dipantulkan dari permukaan objek. Ini memberikan model 3D kontur medan topografi yang dapat dikerjakan oleh operator darat.

Arkeologi

Metode survei tradisional untuk situs bersejarah besar telah digunakan untuk menemukan situs selama bertahun-tahun, dan dengan teknologi LiDAR baru, seluruh kota dapat dipetakan dalam 3D dalam hitungan menit. Dengan solusi berbasis UAV, yang sebelumnya dianggap ‘situs yang hilang’ dapat ditemukan kembali dengan mudah.

Inspeksi Tambang

Drone yang dilengkapi LiDAR tidak hanya dibuat untuk operasi di luar dan telah terbukti bermanfaat untuk memeriksa ranjau. Di sini LiDAR berfungsi ganda sebagai alat pendeteksi tabrakan untuk melakukan pelokalan dan pemetaan secara simultan (SLAM), memberikan perusahaan dengan data inspeksi sambil memungkinkan drone beroperasi semi atau sepenuhnya secara otonom.

Jenis pekerjaan ini memungkinkan para penambang untuk memeriksa tambang setelah peledakan yang direncanakan untuk memastikan struktur tambang stabil sebelum mengirim manusia.